Asfiksia adalah keadaan bayi baru lahir tidak bernapas
secara spontan dan teratur setelah bayi lahir. Bayi yang mengalami gawat janiin
seringkali akan mengalami asfiksia pascapersalinan.
1.
Keadaan atau kondisi Ibu
·
Preeklampsia dan eklampsia
·
Pendarahan abnormal
·
Partus lama atau partus macet
·
Demam selama persalinan
·
Infeksi berat (Malaria, sifilis, TBC, HIV)
·
Kehamilan post matur
2.
Keadaan tali pusat
·
Lilitan tali pusat
·
Tali pusat pendek
·
Simpul tali pusat
·
Prolapsus tali pusat
3.
Keadaan bayi
·
Bayi premature
·
Persalinan sulit
·
Kelainan kongenital
·
Air ketuban bercampur meconium
Akibat gawat janin juga menjadi penyebab bayi tidak bernapas
saat lahir, dikarenakan gawat janin bayi tidak dapat menerima asupan oksigen
yang cukup pada saat dalam kandungan.
Inilah pertanyaan dan jawaban seputar gawat janin.
P : Apa yang dimaksud dengan gawat janin?
J : kondisi dimana reaksi janin tidak menerima atau tidak cukupan oksigen selama dalam kandungan
P : Apa yang dimaksud dengan gawat janin?
J : kondisi dimana reaksi janin tidak menerima atau tidak cukupan oksigen selama dalam kandungan
P : Bagaimana mengetahui seorang ibu hamil
mengalami gawat janin?
J : 1.
Frekuensi denyut jantung janin <100 atau >180/menit
2.
Pergerakan pada janin berkurang (Janin normal bergerak 10x perhari
3.
Air ketuban yang tercampur dengan meconium atau berwarna kehijauan
P : Bagaimana cara mencegah agar tidak terjadi
gawat janin?
J : 1. memantau
persalinan dengan partograf
2. optimalkan berganti posisi
selama persalinan, posisi berbaring terlentang dapat menahan aliran darah ke Rahim
P : adakah cara mengetahui gawat janin dalam
persalinan?
J : 1. cek
denyut jantung janin pada kala I setiap 30 menit dan sesudah pembukaan lengkap
setiap 15 menit
2. periksa ada atau tidaknya air
ketuban yang bercampur dengan meconium
P : Bagaimana cara penanganan gawat janin?
J : 1.
apabila terlihat tanda – tanda gawat janin :
Peningkatan oksigen pada janin dengan cara :
·
Mintalah pada ibu agar posisi tidurnya dirubah
menjadi miring (anjurkan miring ke kiri untuk meningkatkan aliran darah dan
oksigen ke janinnya.
·
Memberikan cairan kepada ibu secara oral maupun
IV
·
Memerikan oksigen (bila menyediakan)
·
Cek kembali denyut jantung janin setelah 10-15
menit dari tindakan diatas dilakukan
2.
Jika detak jantung masih tidak normal :
·
RUJUK
3.
Bila Merujuk tidak memungkinkan:
·
Bersiaplah menolong persalinan dengan resiko
bayi dengan Asfiksia
Terima kasih telah berkunjung ke blog kami semoga info ini bermanfaat bagi kita semua
Terima kasih telah berkunjung ke blog kami semoga info ini bermanfaat bagi kita semua

Komentar
Posting Komentar